Tentang

Bandar udara (bandara) Internasional Soekarno-Hatta terletak 20 kilometer di sebelah barat Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Bandara yang sudah beroperasi sejak tahun 1984 ini menempati lahan seluas 1800 ha di wilayah Tanggerang, Provinsi banten. Soekarno-Hatta memiliki dua landas pacu dari beton bertulang konstruksi cakar ayam . Masing-masing mempunyai panjang 3.600 dan 3.660 meter serta lebar 60 meter  atau mampu dilandasi pesawat berbadan besar sekelas Boeing-747.

Terdiri atas dua terminal penumpang  yaitu Terminal I dan terminal II. Masing-masing terdiri dari tiga sub terminal. Terminal I terdiri dari sub terminal A, B dan C. Sedangkan terminal II terdiri dari tiga sub terminal D,E dan F. Kedua terminal ini mampu menampung 18 juta penumpang. Namun dengan semakin murahnya tarif pesawat, penumpang melonjak hingga mencapai 29 juta per tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT Angkasa Pura II akan melakukan penambahan kapasitas bandara hingga 65 juta pergerakan penumpang setiap tahunnya. Pengelola bandara ini telah menyiapkan investasi untuk mengubah terminal III sebagai terminal modern yang akan beroperasi pada agustus 2007. Investasi ini juga termasuk untuk membangun sejumlah fasilitas lain demi kenyamanan para penumpangnya, yang antara lain berupa pusat perbelanjaan tepat diantara kawasan terminal I dan terminal II.

Selain fasilitas penerbangan, didalam area bandara juga terdapat sejumlah fasilitas untuk kenyamanan penumpang& pengguna bandara, seperti hotel dan lapangan golf.

Untuk mencapai bandara ini dari arah Jakarta, calon penumpang dapat menggunakan jalan tol Ir. Sediyatmo yang menyambung dengan jalan tol dalam kota Jakarta. Dibutuhkan waktu minimal 45 menit dari pusat kota Jakarta. Waktu tempuh ini sangat mungkin lebih lama, mengingat pada jam-jam tertentu di sejumlah titik terdapat kemacetan. Selain naik mobil pribadi, calon penumpang pun bisa memanfaatkan taksi atau bis Damri khusus bandara  dari terminal-terminal khususnya.

Nantinya akan tersedia moda angkutan kereta api dengan panjang rel 30 kilometer. Jalur baru ini berpangkal di stasiun manggarai, Jakarta Selatan, melalui stasiun dukuh Atas, Tanah Abang, Duri, Pesing, Rawa Buaya dan kalideres. Diperkirakan jarak tempuh dari Manggarai-Bandara hanya memerlukan waktu 15-20 menit.